LENTERAPUBLIKA.COM _ SERANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, H. Deden Apriyandi, S.STP., M.Si., menerima dan mengapresiasi Tim Banten Inovatif Expo (BIE) 2026 dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Jumat (2/10/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Sekda Provinsi Banten, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pariwisata, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Sementara itu, Tim Banten Inovatif Expo diwakili Ketua Azamroni, Wakil Ketua Ramliana Bangsa, Sekretaris Totok Pranoto, Bendahara Herman, beserta jajaran lainnya.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekda Provinsi Banten tersebut membahas aspek teknis dan pemantapan rencana penyelenggaraan Banten Inovatif Expo 2026.
Dalam pertemuan itu, Deden Apriyandi menyampaikan apresiasi atas pemikiran, gagasan, serta inisiatif Tim Banten Inovatif Expo. Ia juga menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar membangun kolaborasi dan mengoptimalkan dukungan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
“Pada prinsipnya, kami Pemerintah Provinsi Banten mendukung kegiatan inovasi dari rekan-rekan Tim BIE. Ini merupakan suplemen bagi pemerintah provinsi untuk mendorong terwujudnya Banten yang lebih maju lagi,” ujarnya.
Sekda juga meminta kepala OPD yang hadir untuk terus menjalin komunikasi secara intensif dengan Tim BIE agar persiapan dan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan optimal.
“Kita patut mengapresiasi kegiatan tersebut. Jalin kolaborasi dan komunikasi, serta apa yang menjadi kebutuhan Banten Inovatif Expo kita dukung, dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku,” tegasnya.Sementara itu, Ketua Banten Inovatif Expo 2026, Azamroni, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mengembangkan inovasi dan kreativitas, serta mengeksplorasi potensi seni dan budaya di Provinsi Banten.
“Kegiatan ini berbasis Pentahelix, yang bertujuan meningkatkan sektor ekonomi kerakyatan atau UMKM, mengoptimalkan kreativitas dan inovasi, serta mengangkat warisan seni dan budaya di Provinsi Banten. Potensi tersebut patut kita banggakan dan publikasikan melalui sebuah kegiatan,” jelas Azamroni.
Ia menambahkan, Banten Inovatif Expo 2026 merupakan inisiatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten. Menurutnya, dukungan dan sinergi pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendorong realisasi gagasan tersebut.
Azamroni juga menyampaikan apresiasi kepada Sekda Provinsi Banten beserta jajaran pemerintah daerah, sekaligus mengungkapkan rasa bangganya terhadap kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah.
“Kami, Tim Banten Inovatif Expo 2026, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat di delapan kabupaten/kota, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sekda beserta jajaran. Kami juga mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Banten Bapak Andra Soni dan Wakil Gubernur Bapak Dimyati Natakusumah yang memberikan ruang bagi gagasan kreativitas dan inovasi masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan dan kolaborasi lintas sektor tersebut dapat menjadi dorongan bagi pengembangan potensi daerah, penguatan UMKM, serta pelestarian seni dan budaya lokal di Provinsi Banten.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen untuk memperkuat sinergi antara Tim Banten Inovatif Expo dan Pemerintah Provinsi Banten guna mendukung pembangunan daerah, yang dilanjutkan dengan doa penutup.
(RED)

